SUBHANALLAH...!!!! INI KISAH BUNG KARNO YANG SANGGUP MEMINDAHKAN MAKAM IMAM BUKHARI KE INDONESIA,,,BACA SELENGKAPNYA !!!
![]() |
Di bekas negara pecahan Uni Soviet, yaitu Uzbekistan, nama Presiden Soekarno begitu dihormati. Bila orang Indonesia (Muslim) datang berkunjung ke Uzbekistan berkunjung ke makam Imam Bukhari, satu diantara ahli hadits Nabi Muhammad SAW, akan di beri kelebihan.
Orang Indonesia akan diizinkan masuk ke bagian dasar bangunan yang disebut tempat jasad Imam Bukhari disemayamkan. Perlakuan istimewa ini karena layanan Bung Karno.
Tahun 1961, pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa paling tinggi Uni Soviet, Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow.
Khrushchev yang berkuasa di Uni Soviet dari tahun 1953 hingga 1964 itu akan menunjukkan pada Amerika Serikat bahwa Indonesia berdiri di belakang Uni Soviet.
Dalam buku Keseluruhan Bung Karno karya Roso Daras dikisahkan bahwa Bung Karno tidak ingin demikian saja datang ke Moskow. Bung Karno tahu, bila Indonesia terjebak, yang paling rugi dan menanggung derita yaitu rakyat Indonesia.
Bung Karno tidak ingin membawa Indonesia kedalam kondisi yg tidak untungkan. Bung Karno juga tidak ingin Indonesia dipermainkan oleh negara mana juga.
Jadi, Bung Karno mengajukan ketentuan. Dialog juga berlangsung pada Bung Karno dan Khrushchev.
Saya ingin datang ke Moskow dengan satu ketentuan mutlak yang perlu dipenuhi. Tidak bisa tidak, ” kata Bung Karno.
Apa ketentuan yang Paduka Presiden ajukan? ” Khrushchev balik bertanya.
Bung Karno menjawab, “Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya begitu menginginkan menziarahinya. ”
Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitenya untuk temukan makam disebut.
Nyatanya, akhirnya nihil Khrushchev kembali menghubungi Bung Karno. “Maaf Paduka Presiden, kami gagal temukan makam orang yang Paduka mencari. Apa Anda sudi ganti ketentuan Anda? ”
Bila tak diketemukan, ya telah, saya tambah baik tak perlu datang ke negara Anda, ” kata Bung Karno.
Kalimat singkat Bung Karno ini bikin kuping Khrushchev panas. Khrushchev kembali memerintahkan beberapa orang nomer satunya segera mengatasi permasalahan ini.
Sesudah tiga hari pencarian, menghimpun info dari beberapa orang tua Muslim di sekitaran Samarkand, anak buah Khrushchev temukan makam Imam Al Bukhari.
Imam Bukhari lahir di Bukhara pada tahun 810 M. Ia meninggal dunia dan dimakamkan Samarkand pada 870 M. Saat diketemukan, makam Imam Al Bukhari dalam keadaan rusak tidak tertangani.
Khrushchev menghubungi Bung Karno kembali. Dasarnya, misi pencarian makam Imam Al Bukhari sukses. Bung Karno menyampaikan, “Baik, saya datang ke negara Anda. ”
Sesudah dari Moskow, pada 12 Juni 1961, Bung Karno tiba dengan kereta api di Samarkand. Beberapa puluh ribu orang menyambut hadirnya Pemimpin Besar Revolusi Indonesia ini sejak dari Tashkent.
Sejak Bung Karno tiba saat malam hari dan beliau segera membaca Alquran hingga pagi hari, tidak tidur.
Bung Karno memohon pemerintah Uni Soviet supaya selekasnya melakukan perbaikan makam Imam Bukhari.
Ia bahkan juga pernah tawarkan supaya makam dipindahkan ke Indonesia, jika Uni Soviet tidak dapat menjaga dan melindungi makam itu. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai ubahnya.
sumber : http://www.kabarinformasi.com/2016/05/subhanallah-ini-kisah-bung-karno-yang.html
SUBHANALLAH...!!!! INI KISAH BUNG KARNO YANG SANGGUP MEMINDAHKAN MAKAM IMAM BUKHARI KE INDONESIA,,,BACA SELENGKAPNYA !!!
Reviewed by Unknown
on
19.17
Rating:
Reviewed by Unknown
on
19.17
Rating:
